Kamis, 19 Februari 2015

ULASAN/RESENSI NOVEL SENGSARA PEMBAWA NIKMAT

Sengsara Membawa Nikmat.jpgNovel karya Tulis Sutan Sakti ini merupakan novel sastra yang sangat bagus. Maka banyak dari kita yang ingin me-ngulas cerita dari novel ini baik untuk kepentingan pribadi maupun tugas sekolah. Ini sebenarnya tugas sekolah saya, saya memposting ini untung berbagi dengan kalian semua. ini dia ulasannya:
Sengsara Membawa Nikmat

Penulis                          : Tulis Sutan Sati
Penerbit                        : Balai Pustaka
Tahun Pertama Terbit : 1929
Jumlah Halaman          : 192 Halaman

Orientasi:
Karya Tulis Sutan Sakti ini merupakan salah satu novel klasik Indonesia yang sangat populer. Kisah ini pada intinya bertemakan cinta yang dibalut intrik-intrik. Tokoh utama novel Sengsara Membawa Nikmat ini adalah seorang pemuda berdarah Minang bernama Midun. Ia seorang yang santun, berperangai baik, taat agama, pandai ilmu silat dan rendah hati. Karena sederet kebaikan inilah sehingga Midun sangat disukai warga sekampungnya. Hal ini mengusik rasa iri hati serta dengki pemuda lainnya bernama Kacak. Kacak sendiri digambarkan sebagai seorang yang congkak, sombong dan angkuh. Ia merupakan keponakan orang terpandang di Padang. Ia sangat iri pada Midun karena ia menganggap Midun tak pantas disayangi banyak orang sebab ia hanya anak seorang petani miskin. 

Tafsiran:
Kisah ini bercerita mengenai suka duka Midun yang menghadapi banyak cobaan sebelum hidup bahagia bersama isteri dan keluarganya. Salah satu cobaan terbesar Midun adalah rasa dengki dari Kacak. Ia sering dicurangi dan difitnah oleh Kacak. Pernah isteri Kacak terseret arus sungai, karena Midun berada di tempat yang sama, ia langsung menolong dan menyelamatkan isteri Kacak. Namun, bukannya berterimakasih, Kacak malah memfitnah Midun hendak memperkosa isterinya. Kacak melaporkan hal tersebut pada pimpinan desa dan mereka mempercayai fitnah tersebut. Dan sebagai akibatnya, Midun dihukum untuk melakukan pekerjaan tanpa digaji. Ia melakukan hukuman tersebut di bawah pengawasan Kacak. 

Evaluasi:
Novel ini adalah novel yang menarik, terutama karena lincahnya si pengarang membawa kita ke dalam suasana Desa Minangkabau dengan kejadian sehari-hari dan segala reaksi manusiawinya. Namun novel ini menggunakan bahasa melayu yang sangat kental khususnya bahasa Minangkabau sehingga sulit dipahami. Ada beberapa kata yang tidak dapat diartikan atau dimengerti masyarakat umum sehingga membuat pembaca tidak dapat mengerti keseluruhan isi novel tersebut.

Simpulan/Rangkuman:
Kabarnya, Novel ini adalah karya terbaik dari Tulis Sutan Sakti, bahkan kisahnya telah diangkat ke layar kaca dan menjadi tontonan wajib di masanya. Perjuangan seorang anak muda yang disukai banyak orang melawan seorang lainnya yang mudah dendam dan dengki serta menghalalkan segala cara untuk menjatuhkan orang lain inilah yang dianggap dapat memotivasi para penikmatnya. Ulasan novel Sengsara Membawa Nikmat ini disusun agar Anda bisa mengetahui cerita dalam karya yang satu ini secara umum. Jika ingin mengetahui detil cerita, Anda bisa membaca novelnya langsung. Selamat membaca ya!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar